Minggu, 12 Oktober 2014

Kisah Nyata Tentang Keajaiban Cinta

Kisah ini terjadi di Beijing China, seorang gadis bernama Yo Yi Mei memiliki cinta terpendam terhadap teman karibnya di masa sekolah. Namun ia tidak pernah mengungkapkannya, ia hanya selalu menyimpan di dalam hati dan berharap temannya bisa mengetahuinya sendiri. Tapi sayang temannya tak pernah mengetahuinya, hanya menganggapnya sebagai sahabat, tak lebih.

Suatu hari Yo Yi Mei mendengar bahwa sahabatnya akan segera menikah hatinya sesak, tapi ia tersenyum “Aku harap kau bahagia“. Sepanjang hari Yo Yi Mei bersedih, ia menjadi tidak ada semangat hidup, tapi dia selalu mendoakan kebahagiaan sahabatnya.

12 Juli 1994 sahabatnya memberikan contoh undangan pernikahannya yang akan segera dicetak kepada Yi mei, ia berharap Yi Mei akan datang, sahabatnya melihat Yi Mei yang menjadi sangat kurus & tidak ceria bertanya “Apa yang terjadi dengamu, kau ada masalah?”

Yi mei tersenyum semanis mungkin ”Kau salah lihat, aku tak punya masalah apa apa, wah contoh undanganya bagus, tapi aku lebih setuju jika kau pilih warna merah muda, lebih lembut…” Ia mengomentari rencana undangan sahabatnya tesebut.

Sahabatnya tersenyum “Oh ya, ummm aku kan menggantinya, terimakasih atas sarannya Mei, aku harus pergi menemui calon istriku, hari ini kami ada rencana melihat lihat perabotan rumah… daag“. Yi Mei tersenyum, melambaikan tangan, hatinya yang sakit.

18 Juli 1994 Yi Mei terbaring di rumah sakit, Ia mengalami koma, Yi Mei mengidap kanker darah stadium akhir. Kecil harapan Yi Mei untuk hidup, semua organnya yang berfungsi hanya pendengaran, dan otaknya, yang lain bisa dikatakan “Mati“ dan semuanya memiliki alat bantu, hanya mukjizat yang bisa menyembuhkannya.

Sahabatnya setiap hari menjenguknya, menunggunya, bahkan ia menunda pernikahannya. Baginya Yi Mei adalah tamu penting dalam pernikahannya. Keluaga Yi Mei sendiri setuju memberikan “Suntik Mati“ untuk Yi Mei karena tak tahan melihat penderitaan Yi Mei.

10 Desember 1994 Semua keluarga setuju besok 11 Desember 1994 Yi Mei akan disuntik mati dan semua sudah ikhlas, hanya sahabat Yi Mei yang mohon diberi kesempatan berbicara yang terakhir, sahabatnya menatap Yi Mei yang dulu selalu bersama.

Ia mendekat berbisik di telinga Yi Mei “Mei apa kau ingat waktu kita mencari belalang, menangkap kupu kupu?… kau tahu, aku tak pernah lupa hal itu, dan apa kau ingat waktu disekolah waktu kita dihukum bersama gara gara kita datang terlambat, kita langganan kena hukum ya?”

“Apa kau ingat juga waktu aku mengejekmu, kau terjatuh di lumpur saat kau ikut lomba lari, kau marah dan mendorongku hingga aku pun kotor?… Apakah kau ingat aku selalu mengerjakan PR di rumahmu?… Aku tak pernah melupakan hal itu…“

“Mei, aku ingin kau sembuh, aku ingin kau bisa tersenyum seperti dulu, aku sangat suka lesung pipitmu yang manis, kau tega meninggalkan sahabatmu ini?….” Tanpa sadar sahabat Yi Mei menangis, air matanya menetes membasahi wajah Yi Mei.

“Mei… kau tahu, kau sangat berarti untukku, aku tak setuju kau disuntik mati, rasanya aku ingin membawamu kabur dari rumah sakit ini, aku ingin kau hidup, kau tahu kenapa?… karena aku sangat mencintaimu, aku takut mengungkapkan padamu, takut kau menolakku“

“Meskipun aku tahu kau tidak mencintaiku, aku tetap ingin kau hidup, aku ingin kau hidup, Mei tolonglah, dengarkan aku Mei … bangunlah…!!“ Sahabatnya menangis, ia menggengam kuat tangan Yi Mei “Aku selalu berdoa Mei, aku harap Tuhan berikan keajaiban buatku, Yi Mei sembuh, sembuh total. Aku percaya, bahkan kau tahu?.. aku puasa agar doaku semakin didengar Tuhan“

“Mei aku tak kuat besok melihat pemakamanmu, kau jahat…!! kau sudah tak mencintaiku, sekarang kau mau pergi, aku sangat mencintaimu… aku menikah hanya ingin membuat dirimu tidak lagi dibayang-bayangi diriku sehingga kau bisa mencari pria yang selalu kau impikan, hanya itu Mei…“

“Seandainya saja kau bilang kau mencintaiku, aku akan membatalkan pernikahanku, aku tak peduli… tapi itu tak mungkin, kau bahkan mau pergi dariku sebagai sahabat“

Sahabat Yi mei berbisik ”Aku sayang kamu, aku mencintaimu” suaranya terdengar parau karena tangisan. Dan apa yang terjadi?…. Its amazing !! ”CINTA“ bisa menyembuhkan segalanya.

7 jam setelah itu dokter menemukan tanda tanda kehidupan dalam diri Yi Mei, jari tangan Yi Mei bisa bergerak, jantungnya, paru parunya, organ tubuhnya bekerja, sungguh sebuah keajaiban !! Pihak medis menghubungi keluarga Yi Mei dan memberitahukan keajaiban yang terjadi. Dan sebuah mujizat lagi… masa koma lewat…. pada tgl 11 Des 1994.

14 Des 1994 saat Yi Mei bisa membuka mata dan berbicara, sahabatnya ada disana, ia memeluk Yi Mei menangis bahagia, dokter sangat kagum akan keajaiban yang terjadi. “Aku senang kau bisa bangun, kau sahabatku terbaik“ sahabatnya memeluk erat Yi Mei .

Yi Mei tersenyum “Kau yang memintaku bangun, kau bilang kau mencintaiku,tahukah kau aku selalu mendengar kata-kata itu, aku berpikir aku harus berjuang untuk hidup“ “Lei, aku mohon jangan tinggalkan aku ya, aku sangat mencintaimu” Lei memeluk Yi Mei “Aku sangat mencintaimu juga“.

17 Februari 1995 Yi Mei & Lei menikah, hidup bahagia dan sampai dengan saat ini pasangan ini memiliki 1 orang anak laki laki yang telah berusia 14 tahun. Kisah ini sempat menggemparkan Beijing.

----

Dari kisah ini kita bisa belajar tentang dua hal penting: komunikasi dan asumsi. Betapa banyak orang menderita hidupnya hanya karena dua hal ini, salah asumsi dan salah komunikasi. Buang jauh-jauh asumsi, dan utamakan komunikasi.

Komunikasikan keinginan, perasaan, pikiran kita dengan sebaik mungkin entah itu di rumah, di lingkungan kerja, di sekolah, di mana pun juga. Jika kita mampu memanfaatkan kekuatan komunikasi ini dengan baik, hidup kita akan terasa lebih mudah dan mungkin malah lebih baik.


sumber kisah teladan

DESAIN MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH

ASPIKAL DAN PROF NURDIN

OLEH : ASPIKAL LANDU, S.Pd M.Pd
A.    Pelaksanaan Pengajaran Berdasarkan Masalah
Model pembelajaran berdasarkan masalah merupakan suatu model pembelajaran yang didasarkan pada banyaknya permasalahan yang membutuhkan penyelidikan autentik yakni penyelidikan yang membutuhkan penyelesaian nyata dari permasalahan yang nyata. Beberapa diantara tindakan-tindakan tersebut dapat dijumpai pada model-model pengajaran yang lain, langkah-langkah atau tindakan tertentu merupakan ciri khusus pengajaran berdasarkan masalah. Ciri utama dalam melaksanakan pengajaran berdsarkan masalah adalah
1.            Tugas-tugas perencanaan
Karena hakikatnya interaktifnya, model pengajaran berdasarkan masalah membutuhkan banyaknya perencanaan, seperti halnya model-model pembelajaran yang berpusat pada siswa.
a.       Penetapan tujuan
Model pengajaran berdasarkan masalah dirancang untuk mencapai tujuan-tujuan seperti keterampilan menyelidiki, memahami peran orang dewasa, dan membantu siswa menjadi pembelajar yang mandiri.Dalam pelaksanaannya pembelajaran berdasarkan masalah bisa saja diarahkan untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut.
b.      Merancang situasi masalah
Beberapa guru dalam pengajaran berdasarkan masalah lebih suka memberi kesempatan dan keleluasan kepada siswa untuk memilih masalah yang akan diselidiki, karena cara ini dapat meningkatkan motivasi siswa. Situasi masalah yang baik seharusnya autentik, mengandung teka-teki, dan tidak didefinisikan secara ketat, memungkinkan kerja sama, bermakna bagi siswa dan konsisten dengan tujuan kurikulum.
c.       Organisasi sumber daya dan rencana logistik
Dalam pengajaran berdasarkan masalah siswa dimungkinkan bekerja dengan beragam material dan peralatan dan dalam pelaksanaannya bisa dilakukan dalam kelas, di perpustakaan, atau di laboratorium, bahkan dapat pula dilakukan di luar sekolah.Oleh karena itu, tugas mengorganisasikan sumber daya dan merencanakan kebutuhan untuk penyelidikan siswa, haruslah menjadi tugas perencanaan yang utama bagi guru yang menerapkan pembelajaran berdasarkan pemecahan masalah.
a.       Menyampaikan tujuan
Siswa perlu memahami bahwa tujuan pengajaran berdasarkan masalah adalah tindak untuk memperoleh informasi baru dalam jumlah besar, tetapi untuk melakukan penyelidikan terhadap masalah-masalah penting dan untuk menjadi pemelajar yang mandiri. Cara yang baik dalam menyajikan masalah untuk suatu materi pelajaran dalam pemelajaran berdasarkan maslah adalah dengan menggunakan kejadian yang mencengangkan dan menimbulkan misteri sehingga membangkitkan minat dan keinginan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi
b.      Menyiapkan siswa
Pada model pengajaran berdasarkan masalah dibutuhkan pengembangan keterampilan kerja sama di antara siswa dan saling membantu untuk menyelidiki masalah secara bersama. Berkenan dengan hal tersebut siswa memerlukan bantuan guru untuk merencanaka penyelidikan dan tugas-tugas pelaporan.Bagaimana mengorganisasikan siswa kedalam kelompok belajar kooperatif berlaku juga dalam mengorganisasikan siswa kedalam kelompok pengajaran berdasarkan masalah.
c.       Membantu penyelidikan mandiri dan kelompok
Ø  Guru membantu siswa dalam pengumpulan informasi dari berbagi sumber, siswa diberi pertanyaan yang membuat mereka berpikir tentang suatu masalah dan jenis informasi yang diperlukan untuk memecahkan masalah tersebut. Siswa diajarkan untuk menjadi penyelidik yang aktif dan dapat menggunakan metode yang sesuai untuk masalah yang dihadapinya, siswa juga perlu diajarkan apa dan bagaimana ketika penyelidikan yang benar.
Ø  Guru mendorong pertukaran ide gagasan secara bebas dan penerimaan sepenuhnya gagasan-gagasan tersebut merupakan hal yang sangat penting dalam tahap penyelidikan dalam rangka pemelajaran berdasarkan masalah. Selama dalam tahap penyelidikan guru memberikan bantuan yang dibutuhkan siswa tanpa mengganggu aktivitas siswa.
Ø  Puncak proyek-proyek pengajaran berdasarkan pemecahan masalah adalah penciptaan dan peragaan artefak seperti laporan, poster, model-model fisik, dan video tape
d.      Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
Tugas guru pengajaran berdasarkan pemecahan masalah adalah membantu siswa dalam merencanakan dan menyiapkan karya yan sesuai seperti laporan, video dan model serta membantu mereka untuk berbagi tugas dengan temannya.
e.       Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
Tugas guru pada tahap akhir pengajaran berdasarkan pemecahan masalah adalah membantu siswa menganalisis dan mengevaluasi proses berpikir mereka sendiri, dan keterampilan penyelidikan yang mereka gunakan.

B.     Ciri-ciri Khusus Pengajaran Berdasarkan masalah
Menurut Arends (2001:349), berbagai pengembangan pengajaran berdasarkan masalah telah memberikan model pengajaran itu memiliki karakteristik sebagai berikut:
1.      Pengajuan pertanyaan atau masalah. Bukannya mengorganisasikan di sekitar prinsip-prinsip atau keterampilan akademik tertentu, pembelajaran berdasarkan masalah mengorganisasikan pengajaran disekitar pertanyaan dan masalah yang dua-duanya secara social penting dan secara pribadi bermakna untuk siswa. Mereka mengajukan situasi kehidupan nyata autentik, menghindari jawaban sederhana, dan memungkinkan adanya berbagi macam solusi untuk situasi itu.
2.      Berfokus pada keterkaitan antar disiplin. Meskipun pembelajaran berdasarkan masalah mungkin berpusat pada mata pelajaran tertentu (IPA, matematika, dan ilmu-ilmu social), masalah yang akan diselidiki telah dipilih benar-benar nyata agar dalam pemecahannya, siswa meninjau masalah itu dari banyak mata pelajaran.
3.      Penyelidikan autentik. Pembelajaran berdasarkan masalah mengharuskan siswa melakukan penyelidikan autentik untuk mencari penyelesaian nyata terhadap masalah nyata. Mereka harus menganalisis dan mendifinisikan masalah, mengembangkan hipotesis, dan membuat ramalan, mengumpul dan menganalisainformasi, melakukan eksperimen, membuat inferensi dan merumuskan kesimpulan.
4.      Menghasilkan produk dan memamerkannya. Pembelajaran berdasarkan masalah menuntut siswa untuk menghasilkan produk tertentu dalam bentuk karya nyata atau artefak dan peragaan yang menjelaskan atau mewakili bentuk penyelesaian masalah yang mereka temukan. Produk itu dapat juga berupa laporan, model fisik, video maupun program computer. Karya nyata dan peragaan seperti yang akan dijelaskan kemudian, direncanakan oleh siswa untuk mendemonstrasikan kepada teman-temannya yang lain tentang apa yang mereka pelajari dan menyediakan suatu alternatif segar terhadap laporan tradisional.
5.      Kolaborasi. Pembelajaran berdasarkan masalah dicirikan oleh siswa yang bekerja sama satu dengan yang lainnya, paling sering secara berpasangan atau dalam kelompok kecil. Bekerja sama memberikan motivasi untuk secara berkelanjutan terlibat dalam tugas-tugas kompleks dan memperbanyak peluang untuk berbagi inkuiri dan dialog dan untuk mengembangkan keterampilan sosial dan keterampilan berpikir.

C.    Kompetensi yang sesuai dengan model pembelajaran berdasarkan masalah
Pengajaran berdasarkan masalah merupakan pendekata yang efektif untuk pengajaran proses berpikir tingkat tinggi. Pembelajaran ini membantu siswa untuk memproses informasi yang sudah jadi dalam benaknya dan menyusun pengetahuan mereka sendiri tentang dunia sosial dan sekitarnya.Sintaksnya adalah orientasi siswa pada masalah, mengorganisasi siswa untuk belajar, membimbing penyelidikan individual maupun kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya, dan menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.
Siswa yang telah memiliki kompetensi mengandung arti bahwa siswa telah memahami, memaknai dan memanfaatkan materi pelajaran yang telah dipelajarinya. Dengan perkataan lain, ia telah bisa melakukan (psikomotorik) sesuatu berdasarkan ilmu yang telah dimilikinya, yang pada tahap selanjutnya menjadi kecakapan hidup (life skill). Inilah hakikat pembelajaran, yaitu membekali siswa untuk bisa hidup mandiri kelak setelah ia dewasa tanpa tergantung pada orang lain, karena ia telah memiliki kompetensi, kecakapan hidup. Dengan demikian belajar tidak cukup hanya sampai mengetahui dan memahami.Kompetensi siswa yang harus dimiliki selama proses dan sesudah pembelajaran adalah kemampuan kognitif (pemahaman, penalaran, aplikasi, analisis, observasi, identifikasi, investigasi, eksplorasi, koneksi, komunikasi, inkuiri, hipotesis, konjektur, generalisasi, kreativitas, pemecahan masalah), kemampuan afektif (pengendalian diri yang mencakup kesadaran diri, pengelolaan suasana hati, pengendalian impulsi, motivasi aktivitas positif, empati), dan kemampuan psikomotorik (sosialisasi dan kepribadian yang mencakup kemampuan  argumentasi, presentasi, prilaku).

D.    Pengembangan sistem pembelajaran model pembelajaran berdasarkan masalah
Hal penting yang harus diketahui adalah bahwa guru perlu memiliki seperangkat aturan yang jelas agar supaya pembelajaran dapat berlansung tertib tanpa gangguan, dapat menangani perilaku siswa yang menyimpang secara cepat dan tepat, juga perlu memiliki panduan mengenai bagaimana mengelola kerja kelompok.
Salah satu masalah yang cukup rumit bagi guru dalam pengelolaan pembelajaran yang menggunakan model pengajaran berdasarkan masalah adalah bagaimana menangani siswa baik individual maupun kelompok, yang dapat menyelesaikan  lebih awal maupun yang terlambat. Dengan kata lain, kecepatan penyelesaian tugas tiap individu maupun kelompok berbeda-beda. Pada model pengajaran berdasarkan masalah siswa dimungkinkan untuk mengerjakan tugas multi (rangkap), dan waktu penyelesaian tugas-tugas tersebut dapat berbeda-beda.Hal tersebut mengakibatkan diperlukannya pengelolaan dan pemantauan kerja siswa yang rumit.
Dalam model pengajaran berdasarkan masalah, guru sering menggunakan sejumlah bahan dan peralatan, dan hal ini biasanya dapat merepotkan guru dalam pengolalaannya.Oleh karena itu, untuk efektivitas kerja guru harus memiliki aturan dan prosedur yang jelas dalam pengelolaan, penyimpanan, dan pendistribusian bahan.
Selain itu yang tidak kalah pentingnya guru harus menyampaikan aturan, tata krama, dan sopan santun yang jelas untuk mengendalikan tingkah laku siswa ketika mereka melakukan penyelidikan di luar kelas termasuk didalamnya ketika melakukan penyelidikan di masyarakat.

E.     Evaluasi/Assesment model pembelajaran berdasarkan masalah
Seperti halnya dalam model pembelajaran kooperatif, dalam model pengajaran berdasarkan masalah focus perhatian pembelajaran tidak pada perolehan pengetahuan deklaratif, oleh karena itu tugas penilaian tidak cukup bila penilaiannya hanya dengan tes tertulis atau tes kertas dan pensil (paper dan pencil test).Teknik penilaian dan evaluasi yang sesuai dengan model pengajaran berdasarkan masalah adalah menilai pekerjaan yang dihasilkan siswa yang merupakan hasil penyelidikan mereka.
Tugas assessment dan evaluasi yang sesuai untuk model pengajaran berdasarkan masalah terutama terdiri dari menemukan prosedur penilaian alternative yang akan digunakan untuk mengukur pekerjaan siswa, misalnya dengan assessment kinerja dan peragaan hasil. Assessment merumuskan pertanyaan, assessment merumuskan sebuah hipotesis dan sebagainya.

DUET USMAN DAN DEWI "KEMESRAAN"

Minggu, 07 September 2014

Jasa Ibu

Masi teringat nyanyian dalam ayunan
Belaian tangan mu disaat terlelap
Suapan tangan mu dikala lapar
Ku terpaku dalam gendongan mu

Tangisan ku selalu membangunkan mu
Tidur mu tak perna lelap
Dikala menjaga siang dan malam ku
Kasih sayang mu tiada tara

Berkat perjuangan mu
Kutumbuh menjadi anak yang dewasa
Anak yang pasti kau banggakan
Walaupun belum bisa untuk di banggakan

Ibu .....
Wajah mu dipenuhi dengan keriput
Wajah mu suda tak secantik dulu
Itu semua adalah gambaran perjuangan mu

Ibu.....
Walau raga ini berjibaku sampai darah penghabisan
Walau tulang ini dibanting sampai jantung tak berdetak
Jasamu tak kan perna terbalas

Tapi ibu....
Disetiap jusudku
Disetiap doa ku
Selalu ada namamu
Tidak ada kebahagian dalam diri ku, selain membuat mu bahagia.

Kamis, 04 September 2014

Jadilah Aktor Sejarah

Pijakkan kakimu agar meninggalkan jejak.

Satu kalimat yang sederhana dan muda dimengerti. Kalimat instruksi yang penuh dengan makna agar kirannya kita pijakkan kaki agar meninggalkan jejak.

Mari kita renungkan kata meninggalkan jejak. Meninggalkan jejak adalah disetiap langkah-langakah keberadaan kita ada sesuatu hal yang kita ukir agar kiranya dimanapun kita berada selalu ada tanda kita tinggalkan. Dalam artian keberadaan kita selalu memberikan peran.

Jadikanlah keberadaan kita menjadi bermakna. Jangan sampai ada dan tidaknya kita sama saja, tidak berpengaruh kepada orang sekitar. Oleh karena itu mari merenung tentang makna meninggalkan jejak.

Meninggalkan jejak adalah membuat episode atau terobosan baru yang original dalam setiap langkah melalui ide creative untuk merekam setiap jejak langka agar menjadi sebuah sejarah.

Tapi perlu diingat, Sejarah tidak akan pernah mencatat kisah yang biasa-biasa saja. Terobosan yang memberikan dampak besar, itulah yang menjadi catatan sejarah.

Coba kita lihat Soekarno namanya masi melegenda sampai sekarang karena sejarah dibuatnya sebagai bapak proklamasi. Soeharto namaya masi membumi karena jejak kakinya yang banyak diberitakan sebagai pemimpin otoriter.

Yang diingat oleh sejarah adalah orang yang sangat baik atau sangat buruk. Juga tentunya memberikan dampak yang besar. Karena itu, jika sahabat ingin diingat oleh sejarah maka buatlah sebuah peristiwa yang fenomenal, khas dan lain dari pada yang lain.

Kenangan baik dan buruk memang bisa menjadi sejarah, akan tetapi jadikanlah sejarah hidup anda lebih bermakna diri sendiri dan orang lain.

Jadilah aktor sejarah yang bisa diwararisi oleh generasi penerus nantinya. Buatlah mereka merindukan kehadiran kita walau nantinya dia tidak perna bertemu dwngan kita. Tapi mengenal kita lewat sejarah.

Mari beraksi untuk buat sejarah. Diam tertindas. Bangkit melawan.

Catatan 28 tahun Hidup di Antara Orang Hebat

foto tempo dulu,e
28 Tahun lalu lahir seorang biasa dari rahim Ibu yang luar biasa. Seandainya waktu itu saya bisa melihat apa yang terjadi, mungkin saya bisa melihat kekaguman orang yang melihat kelahiran saya yang terlahir dari ibu yang hebat.

28 Tahun sudah saya berada di dunia dan belum berbuat apa-apa untuk membuat bangga semua orang terkasih dengan keberadaan saya di bumi. 28 sebenarnya terlalu lama untuk tidak menghasilkan apa-apa. 28 terlalu lama untuk dilewatkan dengan biasa. Namun 28 terlalu sebentar jika dihabiskan bersama orang-orang terkasih.

Saya memang terlahir dari keluarga yang biasa. Namun berada diantara orang-orang yang luar biasa. Orang tua , keluarga, Sahabat, dan pujaan hati semuanya luar biasa. selalu memberikan motivasi yang tinggi untuk mendukung disetiap langka ku. dan mereka tak lupa selalu memberikan nasehat ketika langkaku melenceng dari alur positif.

Selain keluarga dan shabat. aku ucapkan terimah kasih kepada seseorang yang sangat berpengaruh di balik hidup saya. sosok  wanita yang membentuk karakter hidup saya. sosok wanita yang ku anggap paling sempurna untuk selalu mendampingiku.

Jiwa-nya yang sabar yang selalu menerima atas sikap keegosisan ku yang sampai sekarang belum bisa ku ubah, saya yakin hatinya menjerit menangis pilu ketika perbuatan ku menggores hatinya.

entah kekuatan apa yang dia milki, yang bisa menerima aku dengan berbagai kekurangan ku. padahal dia bukanlah malaikat yang tidak punya rasa benci. dia hanya sosok wanita yang sama dengan wanita yang lain yang  notabene punya rasa benci. Namun dalam sorot matanya tak sekalipun rasa benci itu kulihat untukku. saya hanya selalu melihat rasa kasih sayang.

saya yakin kekutan cintan yang dia milki melebihi dari kekuatan apapun. terimah kasi Ya Allah kau mempertemukan ku dengan dia. dan jadikalah dia menjadi kekasih halalku.

Selasa, 29 April 2014

INSTRUKTUR KU

dibuat 27 september 2010

tajam sungguh tajam
sungguh tajam tatapan mu
terkadang hati ini menjadi kalut
bingung dibuatmu !!!!!

ketukan palu mu begitu keras
membuat jantung ini tak karuan
membuat hati ini jengkel kepadamu.
apa arti semua itu ????

sungguh dan sungguh !!!!!!!
engkaulah manusia yang berhati malaikat
gagah perkasa dengan jas merahnya
yang tiada letih membimbing kami

baru kami mengerti dengan tatapan itu
baru kami mengerti ketukan palu itu
terimah kasih instuktur ku
spirit jas merah mu akan aku warisi !!!!!